Kamis, 25 April 2013

Warta Urang

SMK Pasa Ajarkan Mulok Kasumedangan

   

SMK Pasa Ajarkan Mulok Kasumedangan
Sumedang - SMK Pangeran Soeriaatmaja (Pasa) menjadi satu-satunya sekolah di Sumedang yang memberikan mata pelajaran muatan lokal (mulok) Kasumedangan kepada para siswanya. Mulok Kasumedangan adalah mata pelajaran yang mengandung nilai-nilai muatan lokal sekolah atau lingkungan sekolah atau lokasi tempat sekolah tersebut berada yang patut dipelajari untuk dipahami dan dilestarikan.

Mulok kasumedangan mengajarkan segala sesuatu tentang Sumedang, yaitu mulai dari batas wilayah, sejarah Sumedang, dan arti lambang dan logo termasuk masa Sumedang ketika masih menjadi kerajaan yang menjadi cikal bakal pembentukan kabupatian atau kabupaten di Sumedang. Pengajar mulok kasumedangan pun seorang ahli sejarah Sumedang yang kini menjadi Ketua Museum Sumedang, Rd Ahmad Wiriaatmadja.

"Di SMK Pasa, kami mengajarkan mulok kasumedangan untuk memberikan ilmu tentang segala sesuatu hal tentang Sumedang, baik sejarah, asal-usul dan geografisnya. Pokoknya semua tentang Sumedang dari pertama masih berbentuk kerajaan hingga saat ini disampaikan, tentunya dengan terbagi dalam beberapa bab dan disusun berdasarkan kebutuhan kurikulum SMK," kata Vera Hijriyanti, Wakil Kepala Sekolah SMK Pasa, Rabu (24/4/2013).

Mulok diberikan dengan tujuan mengenalkan Sumedang dengan cara yang lebih tepat, tersusun, dan terarah kepada pelajar. Selama ini, sejarah dan seluk beluk Sumedang diketahui pelajar hanya sepotong-sepotong yang dikhawatirkan pemahamannya tidak maksimal. Jika dimasukkan dalam kurikulum dan menjadi mata pelajaran maka dapat lebih mudah dipahami. Nantinya, para siswa akan mampu mengembangkan dan memajukan Sumedang karena sudah mengetahui seluk beluk kota tahu ini.

"Nantinya agar lebih mudah berkiprah di Sumedang atau mengembangkan dan memajukan Sumedang, karena sudah tahu apa yang dibutuhkan di Sumedang," kata Vera.

Sementara itu, ahli sejarah Sumedang yang kini menjadi Ketua Museum Sumedang, Rd Ahmad Wiriaatmadja mengatakan, diberikannya mulok kasumedangan merupakan hal baru dalam dunia pendidikan formal.

"Ini ide bagus ya, karena selama ini belum ada sekolah formal yang meminta untuk diajarkan atau diinformasikan soal kasumedangan. Hikmahnya, siswa semoga bisa lebih bersikap nyunda yang mempunyai nilai-nilai luhur," kata Ahmad.

Salah satu siswa SMK Pasa, Ridwan Purnama mengatakan, belajar mulok kasumedang itu adalah sesuatu hal baru yang menurutnya unik, bagus, dan menyenangkan.

"Belajarnya enak, unik, bagus dan menyenangkan, jadi serasa saya benar-benar berada di zaman dulu, apalagi pengajarnya Pa Ahmad," kata Ridwan.

SMK Pasa adalah sekolah yang mengajarkan teknologi berbasis budaya lokal. Sekolah yang baru satu tahun berjalan ini berlokasi di Jl. Terusan Sebelas April dan di Jl. Empang No. 1.

Sumber : http://m.inilah.com/read/detail/1981974/smk-pasa-ajarkan-mulok-kasumedangan

Warta Urang

About Warta Urang

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :