Senin, 08 April 2013

Warta Urang

"Pasanggiri Rarahulan" Turut Meriahkan Rangkaian Hari Jadi Sumedang

   

"Pasanggiri Rarahulan" Turut Meriahkan Rangkaian Hari Jadi Sumedang
SUMEDANG, - Acara “Pasanggiri Rarahulan” (lomba lawak) atau stand up komedi ala Sunda, turut memeriahkan rangkaian acara Hari Jadi Kab. Sumedang tahun 2013 yang ke- 435. Acara yang digelar di Wisata Air Gajah Depa di Jln. Raya Cimalaka, Minggu (7/4/13) itu, diikuti 16 orang peserta dari kalangan pelajar tingkat SMA dan SMK dari berbagai kecamatan.

Para peserta saling unjuk kebolehan, dengan ngabodor (melawak) yang sifatnya mendidik di depan para juri dan penonton. Lawakan segar dari para siswa/siswi SMA dan SMK itu, mengundang gelak tawa dan decak kagum dari penonton. Acara “Pasanggiri Rarahulan” tersebut, bertema “Pasanggiri Apresiasi Basa, Sastra jeung Seni Sunda sa-Kab. Sumedang, Dina Raraga Mieling Hari Jadi Kab. Sumedang ka-435 tahun 2013”.
“Pasanggiri Rarahulan atau stand up komedi ala Sunda ini, segaja kita masukan ke dalam rangkaian hari jadi untuk mengangkat budaya dan sastra sunda, terutama di kalangan para pelajar tingkat SMA dan SMK. Rarahulan ini, tak beda dengan guyonan urang lembur (orang kampung) yang biasa disampaikan di warung kopi atau pos ronda. Namun, dalam ‘Pasanggiri Rarahulan’ ini sifatnya edukasi,” kata Ketua Panitia Hari Jadi Kab. Sumedang 2013 yang ke-435, Drs. Herman Suyatman, M.Si, di Wisata Air Gajah Depa, Minggu (7/4/13).

Ia mengatakan, rarahulan (melawak) dari dulu sudah menjadi budaya dan sastra orang Sunda, jauh sebelum acara stand up komedi di pertontonkan di televisi. Hanya saja, rarahulan itu belum dikemas dan terangkat ke permukaan menjadi sebuah acara di televisi, melainkan hanya sebatas guyonan biasa orang Sunda.

“Yang terpenting dari gelaran acara ini, yaitu mengasah dan mengekplorasi imajinasi para siswa, khususnya di bidang budaya dan sastra sunda. Walaupun imajinasi, namun bukan mustahil 20-30 tahun ke depan bisa menjadi kenyataan. Contoh, dulu ada cerita nini anteh di bulan. Ternyata, imajinasi itu menjadi kenyataan dengan fenomena Neil Armtrong menginjakan kakinya di bulan. Mudah-mudahan acara ‘Pasanggiri Rarahulan’ ini, bisa menciptakan kamotekaran (pengembangan) individu para siswa. Terlebih masa depan Sumedang, ada di tangan mereka,” katanya.

Herman menambahkan, selain “Pasanggiri Rarahulan”, ada beberapa acara lainnya yang akan memeriahkan Hari Jadi Kab. Sumedang 2013. Acara tersebut, di antaranya karnaval, gerak jalan dan lomba membuat “surabi dan lotek motekar”. “Sebelumnya, kita sudah menggelar acara ‘Pasanggiri Rampak Sekar’ atau nyanyi bersama. Mudah-mudahan dengan peringatan hari jadi bertema “Sumedang Motekar” ini, pembangunan Sumedang di semua sektor dan segala bidang bisa motekar (berkembang maju),” ujar Herman.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/230111

Warta Urang

About Warta Urang

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :