Selasa, 02 April 2013

Warta Urang

Perampokan Terjadi di Situraja Sumedang

   


contohnya ilustrasi perampokan perampok
SUMEDANG - Kawanan perampok dengan memakai tutup kepala ala ninja beraksi di Situraja, Sabtu (30/3/2013) dini hari. Bandit yang diperkirakan berjumlah tujuh orang ini sukses merampok toko bangunan EKS di Jalan Raya Situraja, Kecamatan Situraja.

Pelaku berhasil menyikat uang tunai Rp 150 juta, perhiasan emas seberat 500 gram, delapan telepon seluler (ponsel), dan mobil Toyota Avanza Nopol Z 1869 AE yang diparkir juga ikut digasak. Kerugian akibat perampokan itu mencapai Rp 520 juta.

"Mobil Avanza milik korban yang dibawa kabur perampok ditemukan di daerah Cicelot, Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka," kata Aiptu Sabar, Kanit Reskrim Polsek Situraja melalui telepon, Minggu (31/3/2013).

Mobil ditinggal pelaku dengan bagian depan mobil mengarah ke Cicelot atau arah jalan raya Sumedang-Cirebon. Polisi juga menemukan ponsel milik korban yang dibuang di perempatan jalan di Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara. Lokasi ditemukan barang hasil kejahatan itu sangat jauh dari lokasi perampokan

Para pelaku ini masuk ke toko bangunan setelah memanjat benteng belakang setinggi dua meter dan menggunting kawat berduri. Setelah masuk ke dalam bangunan, kawanan perampok ini menyergap pegawai toko yang berada di lantai satu.

Pelaku menodong dua orang penjaga dan pekerja yang sedang tertidur dengan sebilah golok. "Mereka datang tiba-tiba dan langsung mengancam, mengikat tangan dan kaki. Kemudian mulut juga dilakban," kata Asep, salah seorang pegawai toko kepada polisi.

Setelah melumpuhkan penjaga, kawanan ini merangsek ke lantai dua, tempat pemilik toko tinggal. Di lantai dua ini kebanyakan perempuan dan tak berkutik ketika ditodong dengan golok.

Korban diikat dan mulutnya dilakban. "Anak saya, Wulan sempat dipukul perampok untuk menunjukkan uang dan emas setelah dibangunkan secara paksa," ujar Sri, pemilik toko kepada polisi.

Di tengah ancaman golok itu, korban menunjukkan tempat menyimpan uang dan perhiasan. Pelaku menggunakan bahasa Sunda dalam beraksi. "Dua orang pelaku yang usianya tua tak memakai tutup kepala hanya saja di pipinya memakai tanda silang dari isolatip hitam," kata polisi.

Setelah berhasil menggasak uang tunai dan perhiasan emas, pelaku juga mengambil ponsel milik korban serta milik penjaga. Mobil Avanza yang diparkir juga disikat dan dibawa kabur. Namun mobil korban ditemukan di daerah Cimalaka.


Sumber : http://www.tribunnews.com/2013/04/01/wulan-dipaksa-tunjukkan-uang-dan-emas

Baca juga Berita sebelumnya : PLN Batalkan Pemadaman Mulai Besok

Warta Urang

About Warta Urang

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :