Kamis, 14 Maret 2013

Warta Urang

Home Schooling, Alternatif Pendidikan Bagi Anak

   

Sumedang News, Sumedang Kota - Konsep pendidikan home schooling mulai dilirik dan menjadi alternatif bagi orangtua dalam memenuhi pendidikan anaknya. Baik metode home schooling individu yaitu dengan mengundang guru ke rumah dan belajar di rumah dengan kurikulum yang sudah ada ataupun home schooling grup yaitu mengadakan kegiatan belajar mengajar di rumah dengan jumlah murid paling banyak 10 orang.

"Home schooling bisa menjadi alternatif pendidikan bagi orangtua yang akan menyekolahkan anaknya ketika akan memasuki usia SD," kata staf pengajar Home Schooling Grup (HSG) Khoiru Ummah, Mira Kurnia, Jumat (8/3/2013).

Mira menuturkan, HSG Khoiru Ummah yang berlokasi di Jalan Sopyan Iskandar, sudah berjalan selama dua tahun dan memiliki dua kelas atau rombongan belajar (rombel). Lima orang kelas 1 dan enam orang kelas 2. HSG Khoiro Ummah sendiri bertujuan menciptakan anak yang berkualitas dan terbaik. Salah satu keunggulan dari HSG Khoiru Ummah, akunya, adalah memberikan metode hapalan alquran atau hapidz kepada siswanya.

"Program unggulan kita adalah menciptakan hapidz yang terbaik tapi tanpa ada paksaan, melainkan karena kebiasaan mendengar dan mengucap," kata Mira.

HSG Khoiru Ummah menggelar kegiatan belajar mengajar selama enam hari, Senin-Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan mata pelajaran umum seperti matematikan, bahasa indonesia, dan sains. Namun, mata pelajaran tersebut tidak disampaikan secara intruksional melainkan secara mengajarkan anak untuk berfikir.

"Anak tidak dijejali ilmu melainkan diajak berfikir dan memecahkan masalah," kata Mira.

Sementara itu, Kepala Sekolah HSG Khoiru Ummah, Pitra Sagara menuturkan, sekolah dibentuk untuk mewadahi bakat dan kecerdasan anak-anak yang memiliki potensi luar biasa.

"Kami khawatir jika dengan pendidikan yang berkonsep intruksional, anak hanya merasa dijejali ilmu tanpa mengubah tingkah laku dan kerpibadian. Apalagi sampai menjadi muslim yang taat," kata Pitra.

Meski demikian, pihaknya mengaku tidak mudah menginformasikan konsep pendidikan home schooling kepada masyarakat. HSG Khoiru Ummah sendiri selalu mengobservasi calon siswa dan calon orangtua siswa yang berminat masuk HSG.

"Dengan sejumlah pertanyaan, kami melakukan observasi apakah anak dan orangtua siap melakukan pendidikan seperti ini atau tidak. Jika keduanya tidak siap, maka kami tidak akan menerimanya," kata Pitra.

Sumber : http://www.wapjo.net/2013/03/cara-buat-widget-postingan-terbaru-di.html

Warta Urang

About Warta Urang

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :